Medan, 10 Nopember 2021

Menulis karya ilmiah dapat dikategorikan menjadi dua: riset dan non riset. Salah satu bentuk karya tulis ilmiah riset adalah Systematic Literature Review (SLR). Untuk mendorong para dosen menulis artikel ilmiah dan mempublikasikan pada jurnal internasional bereputasi, Academic Writing Center menyelenggarakan workshop Penulisan Karya Ilmiah dengan menggunakan metode systematic literature review. Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. Hasan Asari, MA., mengundang pakar Systematic Literature Review dari Poltekkes Kementerian Kesehatan Surabaya, Dr. Heru Santoso Wahito Nugroho, S.Kep.Ns, MM.Kes, C.P.M.C

Dalam presentasinya Dr. Heru menyampaikan bahwa publikasi internasional bereputasi dapat dilakukan dengan menulis artikel berbasis penelitian maupun non penelitian sebagai alternatif. Dengan demikian, seorang dosen bisa memperbanyak jumlah publikasinya pada jurnal internasional bereputasi. Beberapa bentuk karya ilmiah non riset yang dapat dipublikasikan pada jurnal internasional terindeks Scopus diantaranya adalah: point of view (gagasan), commentary (communication), Letter to Editor, book review, dan lain-lain. Adapun jenis karya tulis berbasis riset yang dapat dijadikan alternatif dari penelitian lapangan adalah karya tulis yang menggunakan metode systematic literature review.    

SLR merupakan kritik dan evaluasi mendalam terhadap penelitian sebelumnya yang dilakukan secara sistematis dengan mengaplikasikan standar-standar yang berlaku. Metode ini digunakan untuk meneliti hasil-hasil penelitian yang telah dipublikasi pada jurnal dalam suatu bidang kajian tertentu. Tujuan penggunaan metode systematic literature review (SLR) dalam penelitian adalah untuk menggali data tentang seberapa banyak penelitian yang telah dilakukan oleh para peneliti dalam suatu topik tertentu. Metode penting dipelajari untuk menemukan kebaruan dalam suatu bidang penelitian. Kelebihan metode ini adalah bahwa metode ini dapat digunakan untuk berbagai bidang ilmu tanpa membedakan karakteristik keilmuan, baik ilmu murni maupun ilmu terapan. Metode ini belakangan menjadi trend digunakan oleh para peneliti karena keterbatasan ruang gerak di wilayah publik dalam pengumpulan data di lapangan akibat pandemic COVID-19. 

Pelatihan metode SLR ini ditujukan kepada para dosen dan peneliti muda untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pemanfaatan metode-metode penelitian yang mutakhir dan trend. Dengan pelatihan ini diharapkan para dosen akan lebih termotivasi untuk melakukan penelitian literatur secara sistematis dan mendorong motivasi untuk menerbitkan hasil penelitiannya pada jurnal internasional bereputasi. Di samping keterampilan metode penelitian tersebut, para dosen juga perlu dibekali dengan pemahaman tentang etika penelitian untuk meningkatkan integritas riset.

Kegiatan workshop yang diselenggarakan selama tiga hari, dari tanggal 8 – 10 Nopember 2021 ini dihadiri oleh 55 orang dosen dari berbagai Fakultas di UIN Sumatera Utara Medan. Berperan sebagai moderator, Dr. Tri Niswati Utami, M.Kes., Dr. Sukiati, MA., dan Ali Ikhwan, M.Kom.  

Categories: Berita